Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berbagai Jenis Hizib | Hizb Ampuh

Makna dari Hizib atau Hizb adalah do’a-do’a yang dibuat para mursyid sufi terdahulu, dimana dalam hizib tersebut terkandung rahasia-rahasia ghoib yang berhasil diungkapkan oleh sang syaikh sufi yang dikultuskan sebagai waliyullah.

Seyogyanya seseorang yang ingin mengamalkan Hizib

Terlebih dulu harus menerima ijin atau ijazah dari yang terkait dengan Hizib tersebut.

Hizib juga dianggap memiliki khowas, karena keterkaitannya dengan sang wali itu sendiri. Para wali Allah, seperti telah kita ketahui adalah, orang yang sangat dekat dengan Allah SWT. Sehingga segala permohonannya Insya Allah segera diizabah oleh Allah SWT.

Berkaitan dengan hal tersebut penerus hizb bisa berwasilah via wali yang dimaksud, sehingga dipercaya oleh sebagaian besar pengikut sufi bahwa khowas dari sang wali akan timbul melalui hizb yang diriyadohkan.

Hizib-hizib yang terkenal seperti Hizib Bahr, Hizb Nashr, Hizb Al-Jaylani dsb. Terkenal dapat memberikan kesaktian bagi orang yang mengamalkannya.

Hizib atau Hizb Ampuh

Aneka Macam Hizib dan Khasiatnya

Bagi mereka yang menyenangi ilmu-ilmu hikmah,tentu sudah tidak asing lagi dengan ilmu gaib yang berasal dari doa berupa Hizib.

Hizib-Hizib sendiri aslinya diciptakan oleh auliya-auliya Allah

1.Hizib abu bakar sakron
Untuk obat dan menangkal sihir dan kejahatan manusia.selain itu juga untuk pagar gaib rumah,kantor,atau lahan pertanian/kebun.

2.Hizib al barri
Hizib ini menjadi amalan tarekat asy-sadziliyah berfungsi mendapatkan keistimewaan yang diperoleh perangkumnya,imam asy-syadzily dan untuk keselamatan dari segala marabahaya

3.Hizib ‘aly
Untuk keselamatan,kesaktian,keberanian,melumpuhkan lawan dan menangkal berbagai serangan sihir.

4.Hizib andarun
Untuk keselamatan.jika sedang bermusuhan (berada di pihak yang benar),lawan tidak akan mampu bergerak ,melihat ,mendengar dan berbicara.

5.Hizib autad
Untuk memudahkan terkabulnya cita-cita,menambah kharisma dan wibawa ,serta memudahkan rezeki dan terjaga dari segala bahaya yang nyata maupun halus

6.Hizib badawi rifa’i
Untuk keselamatan dari jin,setan,dan manusia,serta menjadi lawan lemah dan gemetar.

7.Hizib bahri

Untuk meningkatkan kharisma,wibawa,membuat musuh meminta maaf,kebal senjata,menundukkan jin dan setan,serta keberuntungan usaha dan selamat dari bencana dan sihir

8.Hizib barqi
Untuk melemahkan mental lawan,mental menutup pandangan dan pendengaran lawan,menghancurkan benda keras,serta disegani kawan maupun lawan.selain itu juga meningkatkan kharisma dan agar selamat dari segala bahaya.Hizib ini sering digunakan untuk memukul balik serangan para pelaku sihir/santet

9.Hizib bayyumi
Untuk meramaikan majelis(banyak murid),serta agar selamat dari kejahatan manusia.selain itu agar aman dari segala bentuk sihir,serta untuk meningkatkan derajat dan cita-cita

10.Hizib bukhori
Agar istikomah dalam ibadah,selamat dari fitnah,membingungkan orang zalim agar tipu dayanya gagal,serta menangkal dan mengembalikan guna-guna dan sihir.Kadang-kadang juga di maksudkan agar rumah musuh disambar petir.

11.Hizib difa’
Jika dibacakan 41 kali di suatu lokasi,bisa membuat jin dan setan kabur dari lokasi tersebut.

12.Hizib ikhfa
Hizib rangkuman imam abi hasan asy-sadzili ini untuk menjaga dari ancaman fisik, meningkatkan keberanian dan merusak orang zalim.

13.Hizb ja’far shadiq
Untuk menjaga dari kejahatan orang lain,terutama pengamanan lokasi(rumah,kantor,pabrik,kebon),baik secara lahir maupun batin.

14.Hizib jabalakah
Untuk menanggulangi musuh,kuat jasmani,mengamankan lokasi,serta selamat dari senjata tajam dan untuk melumpuhkan musuh.

15.Hizib jailani
Untuk kesaktian menaikkan derajat,sehat jasmani, dan ketentetaman berkeluarga untuk persahabatan (majelis)agar damai dan bersatu,dicintai masyarakat,terpelihara dari kefakiran,serta dijauhkan dari sihir dan hal-hal yang bersifat samar(halus).dimudahkan cita-cita dan usaha diberkati.

16.Hizib jalalah
Agar seorang hamba selalu dikasih tuhan dan sesama manusia.selain itu agar ucapan manjur,diberi/dijaga kewibawaan,serta agar selamat dari senjata tajam.

17.Hizib kasri
Hizib ini karakter nya keras dan memiliki 9 fungsi,yakni merusak orang jahat agar kejahatan nya berhenti,membuat persatuan musuh porak poranda,mengembalikan serangn lawan hingga menghantam dirinya sendiri,menangkis senjata musuh,mendatangkan ajal bagi pihak yang memusuhi,mengiri suara yang dapat menggentarkan lawan,serta merusak rumah tangga musuh.

18.Hizib lathif
Seseorang yang didzalimi lalu membaca Hizib ini 41 kali pada sore hari,maka orang yang dzalim justru dihantam niat jahatnya sendiri hingga jiwanya tergoncang.semua terjadi atas keadilan tuhan sesuai kadar kedzaliman yang dilakukannya

19.Hizib lidaf’i silah
Untuk membakitkan kesaktian;tenaga dalam;menolak serangan lawan;menutup pendengaran;penglihatan dan mulut lawan;seta mengamankan pekarangan dan menambah kekuatan lahir-batin

20.Hizib mighnatis
Untuk ketabahan mental,kesaktian jasmani, dan selamat dari niat-niat jahat.jika dibaca sekali di hadapan musuh,musuh bisa mengalami kelumpuhan.

21.Hizib nashor
Untuk menjaga dari fitnah dan segala bentuk kedzaliman,serta agar kebal pukulan dan senjata tajam.bisa pula untuk menyembuhkan sakit jiwa(kemasukan jin) dan ayan,serta menetralkan lokasi angker.

22.Hizib nawawy
Hizib ini setara dengn Hizib nashor.fungsinya dari sihir,penganiayaan fisik,pencurian/perampokan,kebakaran,serta selamat dalam berlalu lintas dan melemahkan kesaktian orang dzalim

23.Hizib silah
Jika dibaca dalam jumlah tertentu di tepi sungai lalu ditujukan kepada orang dzalim,keinginan terhadap orang zalim tersebut bisa terjadi.

24.Hizib yamani
Hizib yamani berfungsi menangkal berbagai jenis sihirbdan bahaya yang bersifat fisik

25.Hizib Bahr, dikarang oleh As-sayyid asy-Sayiakh Abil Hasan Asy-Syadzili, Pengasas Tarekat Syadziliyah. Dalam hizib ini termaktub doa (fadilah/khasiat) untuk melancarkan berbagai macam usaha dan kerejekian.

26.Hizib Nashar. Oleh As-sayyid asy-Sayiakh Abil Hasan Asy-Syadzili,(Tarekat Syadziliyah). Dalam hizib ini terkandung doa untuk segala hajat, kerejekian dan keselamatan. Beberapa kyai menyebutkan karomah Hizib ini dapat digunakan untuk membebaskan orang yang terpenjara (teraniaya). Selain hizib tersebut tadi ada lagi Hizib Lathif, Hizib Ikhfa’, Hizib Falah.

27.Hizib Ghazali dan Hizib Autad,
(oleh Syeikh Imam Al Ghazali, Tarekat Ghazaliyyah). Dalam Hizib Autad ini terangkum zikir mengagungkan asma Allah yang diwirid setiap hari. Dalam berbagai kitab diterangkan zikir ini bermanfaat sangat banyak, salah satunya untuk melancarkan segala hajat keperluan.

Hizib Jaylani, Hizib Al-Hifzh, Hizib An-Nur (oleh Syeikh Abdul Qadir Jailani, Tarekat Qadiriyyah). Dalam Hizib Jaylani ini terkandung doa untuk keselamatan. Beberapa guru spiritual menerangkan bahwa Hizib ini juga berkhasiat dapat menumbuhkan kesaktian pada diri sang pengamalnya.

28.Hizb Syaqor

31.Hizib Saefi

32.Hizib Munajat

33.Hizib Muroqobah wa Syuhud

34.Hizib Ulfah

35.Hizib Tashir Maghribi Tingkat 1

36.Hizib Tashir Maghribi Tingkat 2

37.Hizib Tuzar

Untuk penglarisan

38.Hizib Nabi Daud As

39.Hizib Hasin

Untuk Penjagaan Diri

40.Hizib Isim Tunggal

41.Hizib Salwa

42.Hizib Dolah

Untuk mengembalikan barang yang hilang

43.Hizib Nabi Khidir

44.Hizib Sulthon

45.Hizib Raja

46.Hizib Kholisoh

47.Hizib Hirzul Ghosila

48.Hizib Matahari

49.Hizib Rembulan

50.Hizib Lisan
Supaya mudah di percaya orang

51.Hizib Sulaiman
Untuk kekayaan,jaga diri,menaklukan binatang buas,mahluk halus dan 1001 macam manfa'at

52.Hizib Ghina
Untuk kekayaan,kesuksesan dan makmur sejahtera

53.Hizib Untuk Pesugihan

54.Hizib Magnetais

55.Hizib Nabi Musa As

56.Hizib Handarun

57.Hizib Hafqon


Dan lain-lain.

Seorang peruqyah syar'iyyah dilarang keras ketika menerapi pasiennya meenggunakan dan mengamalkan beragam hizib sufiyah, sebab hizib sufiyah ini untuk mendapatkan kekuatannya dengan berpuasa sekian hari, lalu mengamalkan dengan jumlah tertentu dengan niat mendapatkan ilmu kesaktian/mendapatkan khodam adalah prilaku bid'ah yang tidak ada tuntunannya dalam agama.

Selain itu banyak hizib-hizib ini isinya berisi doa-doa yang mengandung kesyirikan. Menerapi menggunakan hizib syirik hanya akan membuat peruqyah disesatkan oleh syetan dan menambah kesangsaraan bagia pasien sebab akan memperbanyak jin dalam tubuh mereka. Berikut ini pembahasan hizib syirik.

Pengertian Hizib

Hizib berasal dari bahasa Arab hizbun. Artinya partai, kelompok, golongan, jenis, wirid, bagian atau senjata.

Dan dalam pembahasan kita ini arti Hizbun yang cocok adalah jenis wirid atau senjata. Dan dalam bahasa keseharian disebut Hizib.

Hizb, adalah do’a-do’a yang dibuat para mursyid sufi terdahulu, dimana dalam hizb tersebut terkandung rahasia-rahasia ghoib yang berhasil diungkapkan oleh sang syaikh sufi yang dikultuskan sebagai waliyullah.

Seperti halnya Hizib al-Bahar, Hizb Bahar merupakan kumpulan zikir yang disusun oleh tokoh tarekat bernama Abu Hasan Ali as-Syazili. Hizib ini biasanya dibaca sebelum matahari terbit dan sesudah shalat ashar. Hizib inipun merupakan zikir dengan bacaan-bacaan tertentu yang disusun oleh seorang imam tarekat, yang sama sekali tidak ada landasannya dari ayat maupun hadis, kendati bacaan-bacaannya diambil sebagian dari ayat.

Dan masih banyak lagi aliran-aliran tarekat dengan spisifikasi bacaan-bacaan zikir tertentu. Para pengikut tarekat sufi yang sering mengamalkan ratib atau hizb seseungguhnya adalah kelompok yang cenderung menafikan keberadaan ayat-ayat dan sunnah Rasulullah SAW.

Kelompok ini lebih berorientasi kepada cara-cara berzikir yang dikarang dan diciptakan oleh ulama-ulama sufinya. Ulama-ulama yang biasa menyusun rangkaian zikir dan cara/etika berzikir adalah ulama-ulama tarekat. Semua tarekat mempunyai wirid berupa zikir-zikir tertentu sesuai dengan petunjuk dari syekh atau guru tarekat tersebut yang mempunyai tatacara yang bid’ah.

Di antara kebiasaan orang-orang sufi, mereka berdzikir dengan cara melampaui batas syariat Islam, yaitu berdzikir dengan bilangan yang memberatkan diri seperti berdzikir sebanyak 70 ribu kali, 100 ribu kali. Padahal, maksimal dari Nabi –Shollallahu ‘alaihi wasallam- sebanyak 100 kali dalam dzikir-dzikir tertentu, bukan pada semua jenis dzikir.

Mereka membebani diri seperti ini, karena berdalil dari hadits lemah berikut:

أَكْثِرُوْا مِنْ ذِكْرِاللهِ حَتى يَقُوْلُوْا مَجْنُوْنٌ

Perbanyaklah dzikir sehingga orang-orang berkata, engkau gila”. (HR. Ahmad (3/68), Al-Hakim (1/499), dan Ibnu Asakir (6/29/2)

Agama Islam tidak diciptakan oleh manusia, tetapi mutlak kemauan Allah SWT dan Rasul-Nya, karena itu wajib dipatuhi. Karya-karya ulama tarekat tentang zikir bertentangan dengan kemauan Allah SWT (Q.S. 7:205) karennya sebagai konsekuensi logis ucapan syahadatain kita wajib berpedoman kepada Kitabullah dan sunnah Rasul-Nya.

Amalan Hizib

Bila kita ingin mendapatkan ilmu karomah, maka melakukan amalan Hizib Al-Jaylani. Tata caranya adalah :
Bacalah surat Al-Fatihah ditujukan untuk:

1. Nabi Muhammad SAW 1(satu) kali.

2. Syekh Muhyiddin Abdul Qadir Al-Jaylani Al-Baghdaadi 1(satu) kali.

3. Syekh Mahfuzh Sya’rani 1 (satu) kali

Lalu bacalah hizib di bawah ini sebanyak 72 (tujuh puluh dua) kali: “Bismillaahirrahmaanirrahiim. Rabbi innii maghluubun fantashir. Wajbur qalbil-munkasir. Wajma’ syamlil-mundatsir. Innaka antar-rahmaanul-muqtadir. Ikfinii yaa kaafi wa-anal-’abdul-muftaqir. Wa kafaa billahi waliyyan wa kafaa billahi nashiiraa. Innasy-syirka lazhulmun ‘azhiim. Wamallahu yuriidu zhulmal-lil’ibaad. Faquthi’a daabirul-qawmilladziina Zhalamuu. Wal-hamdu lillahi rabbil ‘aalamiin.”

Para “penikmat” Ilmu Hikmah “gadungan” telah menerangkan cara mendapatkan ilmu ghaib yaitu mengamalkan Hizbul Jan. Hizbul Jan adalah ilmu yang diklaim sangat ditakuti dan dapat menaklukkan bangsa Jin, bahkan rumah seseorang yang memegang amalan ini hanya didatangi kalangan jin muslim yang baik. Sedangkan jin jahat akan menghindar karena tidak tahan dengan kerasnya ilmu ini.

Lafald Hizbul Jan adalah: Qosamtu ‘alaikum ya ayyuhal jinnu wasyayatinu wal ‘imarul ladzi fi hadzal makani insharifu bahin bisalamin miqdaruhu walahu muzarin. Alwaha x3. Al’ajilu x3. As-sa’itu x3.

Hizib ini diamalkan sebagai wirid setelah ditirakati puasa 7 Senin 7 Kamis. Dan selama puasa itu amalan wiridnya dibaca 3 kali setiap usai shalat atau minimalnya dibaca 3 kali dalam 1 hari 1 malam. Untuk seterusnya, hizib ini dijadikan wirid rutin atau dibaca ketika digunakan untuk mengobati orang yang diganggu jin.

Seseorang yang mengamalkan Hizbul Jan, diyakini secara tidak langsung ia berkhodam dengan jin yang karena dirinya bahkan lingkungan sekitarnya seperti rumahnya akan didatangi banyak jin muslim yang baik. Para jin dari kalangan “Imarul Bait” (jin yang berdiam pada bangunan milik manusia) karena suka dengan si pemilik rumah dan mendapatkan tempat berlindung, maka akan membantu segala kebaikan yang penghuni rumah. Hizbul Jan adalah amalan yang ditakuti jin, khususnya jin jahat (setan).

Sesungguhnya menurut keyakinan pada aliran hikmah “gadungan”, semua ilmu gaib memiliki memang khodam dari bangsa Jin atau malaikat tergantung jenis ilmu dan siapa yang mengamalkan ilmu. Yang dimaksud khodam dalam ilmu khodam adalah Jin Muslim atau malaikat yang akan menjadi sahabat Anda. Dikatakan seseorang yang ingin berkhodam jin dan menempatkan jin itu sebagai pembantu, hendaknya memiliki “senjata pamungkas” yang ditakuti kalangan oleh Jin dengan memiliki ilmu gaib yang bisa digunakan untuk menaklukkan bangsa jin, misalnya ilmu Asmak Malaikat, Singo Wojo Bersani atau Hizbul Jan

Tidakkah mereka yang sangat suka meminta bantuan jin tidak membaca ayat dibawah ini ? Firman Allah Ta’ala :

Artinya : “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, Maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” (QS. Al-Jin : 6)

Berikut ini contoh lain dari Hizib, yang banyak diyakini oleh para pelakunya menyimpan daya ke

kuatan yang dahsyat. Hizib ini mereka namakan dengan Hizib Bahr. Kalimat berikut hanya cuplikan dari rangkaian Hizib Bahr yang panjang. Sengaja tidak ditulis lengkap sebagai tindakan preventif.

Artinya : Bismillah itu pintu kami, Tabaroka itu dinding kami, Yasin atap kami. Kaf ha ya ‘ain shod pencukup kami, ha mim lain sin qof perlindungan kami.

Agar tampak berwibawa, musuh tunduk dan minta ampun. Caranya, puasa 7 hari, mulai hari Jum’at. Selama berpuasa, hizib itu dibaca ba’da shalat fardhu sebanyak 3 kali. Pada hari ke-7 pati geni (tidak boleh tidur, makan dan minum, merokok, bicara atau kumpul manusia lainnya). Bila selesai, hizib ini rutin dibaca setelah shalat Ashar sekali, setelah shalat Maghrib sekali. Sebelum baca hizib, kirim al-Fatihah dahulu ke Nabi Muhammad, Syekh Abil Hasan as-Syadzili, dan kepada ruh orang yang mengajari ajian ini.

Dalam Hizib Nashr juga terdapat kalimat sebagai berikut,Ha’ mim ‘ain sin qaf adalah pelindung kami dari apa yang kami takutkan.
Lalu dalam Hizib Nasr juga mengandung doa yang bid’ah lagi syirik, seperti kalimat berikut :

Wahai Allah! Dengan hak kaf ha’ ya ‘ain shad, cukupilah kami terhadap maksud jahad musuh dan binasakan mereka

Kalimat yang ada pada Hizib Bahr dan Hizib Nasr jelas termasuk kesyirikan yang tak terbantahkan lagi, karena menyatakan huruf Kaf ha ya ‘ain shod, ha mim lain sin qof, Ha’ mim ‘ain sin qaf sebagai pelindung dari mara bahaya. Kalimat tersebut tidak pernah diucapkan oleh ulama salaf dimasa sahabat atau sesudahnya. Apalagi dari rasulullah. Kalimat itu justru membahayakan keimanan.

Berlindung kepada huruf semacam ini persis degan ajaran yang menyatakan bahwa setiap huruf dalam al-Qur’an banyak khasiatnya. Hal ini sering dijelaskan dalam kitab-kitab berbau mistik atau perdukunan seperti Syamsul Ma’arif atau Khazinatul Asrar. Pemahaman seperti ini adalah sebentuk bid’ah, tidak selayaknya seorang muslim memungut dan meyakininya.

Padahal dalam al-Qur’an yang bisa menjadikan perlindungan dari kejahatan makhluk hanyalah Allah sebagaimana dalam ayat : Artinya : “Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia. Dari (golongan) jin dan manusia.” (QS. An-Naas: 1-6)

Tiada satupun tuntunan Rasulullah dalam berdoa yang menggunakan kalimat tersebut. Apakah hak huruf kaf ha’ ya ‘ain shad di sisi Allah. Huruf itu tiada harganya disisi Allah, tidak mempengaruhi nilai doa kita. Kita tahu, bahwa semua huruf dalam Al-Qur’an tidak ada yang sia-sia sebagaimana ditegaskan dalam surat At-Thariq : 89, tetapi sejauh mana huruf-hufur itu mempunyai hak? Perlu penjelasan firman Allah sendiri atau rasul-Nya, selama tidak ada penjelasan tidak boleh mengada-ada.

Mengada-ada dalam hal ini disebut “Khurafat”. Jadi hak-hak diatas adalah khurafat. Amal perbuatan dan pengabdian kepada Allah yang bisa menjadi mediator agar doa kita dikabulkan Allah haruslah sesuai tuntunan Allah. Allah ta’ala berfirman : Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan “ (QS. Al-Maidah :35)

Abu Yusuf juga tidak senang seseorang berkata, “….dengan hak fulan….”

Al-Qaduru berkata, “Dilarang berdoa kepada Allah dengan ‘bihaqqi” makhluk tidak memiliki hak atas Allah.

Ibnu Taimiyah berkata, “Orang yang berdoa dengan menggunakan kata-kata dengan hak makaikat-Mu, dengan hak para nabi-Mu, dengan hak nabi fulan, dengan hak rasul-Mu fulan, dengan baitul haram, dengan zamzam, maqam Ibrahim, dengan gunung Thur atau baitul ma’mur merupakan doa yang tidak pernah dilakukan oleh rasulullah, sahabat dan para tabi’in. Bahkan Imam Hamifah dan pengikutnya seperti Abu yusuf menyatakan tidak boleh”.

Adapun jika ada yang mengatakan dengan berdalil dengan doa dari hadits riwayat Ibnu Majah Kitab Masajid (778) dan Ahmad Kitab Baqi musnad mukhtsirin (10772) dengan untaian doa “Wahai Allah! Dengan hak orang-orang yang berdoa kepada-Mu dan hak perjalananku kepada-Mu ini,…………..” hadits ini sangat lemah (dha’if jiddan) karena terdapat seorang perawi bernama Fadhl bin Muwaffaq yang lemah dan Fudlail bin Marzuq, seorang perawi yang selalu berkata bernar, tertuduh syi’ah, suka melamun, dan menyampaikan hadits yang tidak tepat.

Hizib lain yang diklaim sebagai ilmu Hikmah; yaitu Qulhu Geni (Api): Bunyinya (sengaja tidak dikasih harakat agar tidak ditiru)

Apabila rajah tersebut dibaca satu kali, maka terputuslah tangan kiri syetan. Bila dibaca dua kali, maka terputuslah tangan kanan syetan. Bila dibaca empat kali, maka hancurlah seluruh badan syetan.

Perhatikan bagaimana lancangnya mereka melecehkan surat al-Ikhlas. Setelah basmalah, tertulis “Qul huwa Geni” (Katakahlah; Dialah api), meskpiun setelah itu dicantumkan “Qul huwalloohu ahad” (Katakahlah, Dialah Allah yang Maha Esa). Itu jelas merupakan ucapan syirik.

Selain itu ada juga Hizib Asror yang dapat mendatangkan jimat-jimat secara ghaib. KH. Ahmad Muhammad Suhaimiy menceritakan pengalamannya menjadi penakluk benda ghoib setelah mengamalkan Hizib Asror.
Beliau menceritakan bahwa ketika mengamalkan Hizib Asror, tiba-tiba secara ghaib datang batu akik anti cukur, dan tembak, batok bolu (tempurung berlobang tiga), cundrik (keris), besi kuning, dan keong buntet. Setelah mendapatkan jimat-jimat itu KH. Ahmad Muhammad Suhaimiy dihadapan masyarakat langsung mencoba berbagai jimat yang telah didapatnya secara ghoib. Contohnya batu akik dimasukkan kedalam gelas lalu ditembak senapan angin ternyata gelas tersebut tidak pecah.

Kisah yang hampir sama dialami Gus Wahid. Beliau mendapatkan kemampuan ghaibnya yang dapat mengisi seseorang hingga punya kekebalan, gerakan reflek, kewibawaan dll setelah mewiridkan Hizib pemanggilan karamah Syekh Abdul Qadir Jaelani.

Bacaannya adalah:

“Ya Allah, Ya Rasulullah, Ya Syekh Abdul Qadir Jaelani, Ya Allah kulo nyuwun karamahipun Syekh Abdul Qadir Jaelani.“

Artinya :“Ya Allah, Ya Rasulullah Ya Syekh Abdul Qadir Jaelani, Ya Allah saya minta karamahnya Syekh Abdul Qadir Jaelani”

Istighatsah Hizib Untuk Menghadapi Masalah Dunia

Ada yang unik dalam tradisi politik Indonesia pada pertengahan tahun 2001. Ketika MPR menggelar sidang untuk menurunkan Abdurrahman Wahid, puluhan ribu pendukungnya dari sebagian besar kalangan muslim tradisionalis NU (Nahdlatul Ulama) menggelar istighatsah Hizib Nashr di Parkir Timur Senayan. Walaupun pada akhirnya apa yang mereka lakukan dengan membaca Hizib Nasr itu sia-sia saja, sebab tetap dengan Idzin Allah tetap saja Gud Dur turun dari kursi Presidennya.

Di sebagian besar kalangan muslim tradisional Indonesia, pembacaan hizib seperti di Parkir Timur Senayan itu, tidak sekedar berdoa. Akan tetapi juga merupakan bagian dari kentalnya tradisi supranatural yang seringkali mempengaruhi sikap, langkah dan strategi mereka dalam menghadapi arus politik, masalah-masalah sosial-kemasyarakatan serta persaingan ekonomi.

Pada tahun 1998, Indonesia pernah ‘banjir’ amalan, hizib dan mantra, tepatnya pada saat mencuatnya isu pembantaian dukun santet oleh Ninja misterius yang bermula dari Banyuwangi dan menyebar hampir ke seluruh Tanah Jawa yang banyak membunuh para Kiai yang memang merangkap sebagai dukun santet. Kalangan muslim tradisionalis memang seringkali menggunakan amalan dan hizib sebagai ikhtiar dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah. Tradisi ini sangat kental di kalangan muslim tradisional, terutama di lingkungan pesantren. Dari kentalnya, Muhammad Abdullah sampai menulis buku khusus tentang itu dengan judul Peranan Hizib dan Wifiq dalam Tradisi Pesantren.

Hizib Sihir Untuk Menyakiti Seseorang


M.Sadat Ismail mengatakan, dalam dunia wirid terdapat sebuah hizib yang disebut Hizib Sakron. Kata sakron berasal dari bahasa Arab yang berarti mabuk, artinya Hizib ini ketika diwirid selama jangka waktu tertentu dan dalam hitungan dan jumlah tertentu dapat menjadikan sasaran atau si korban mabuk atau hilang ingatan.

Konon “kemabukan” ini biasa juga ‘ditembakkan’ kepada dua orang yang berbeda jenis kelamin, yakni laki-laki dan perempuan.

Ketika keduanya sama-sama mabuk. Si laki-laki akan mabuk pada si perempuan, begitu juga sebaliknya siperempuan akan mabuk pada si laki-laki. Kemabukan ini sama-sama tidak mampu untuk menahan diri. Maka kemungkinan besar keduanya secara tidak sadar akan melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar norma-norma susila maupun norma-norma agama.