Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Info Paranormal-Dukun Pelet Paling Ampuh Jawa Barat

Info Jasa alamat paranormal-dukun pelet yang paling ampuh di pulau jawa khusus-nya di Jawa Barat

Paranormal Jawa Barat

Apabila kisanak sedang mencari Alamat Paranormal atau Dukun di jawa barat ,maka bisa menghubungi kami.

Kami dari PTTKT (Pesanggrahan Tapak Tilas Ki Tholib) yang berprofesi sebagai Paranormal/Dukun yang berasal dari daerah kaki gunung di bogor barat

Mungkin bagi anda sudah banyak ke tempat dukun-dukun tetapi tak ada hasilnya jadi tidak ada salahnya apabila saudara menghubungi jasa paranormal/dukun PTTKT, yang insha Allah dapat membantu dan menolong Anda dari berbagai macam jenis problem kehidupan. Suatu hari pernah ada yang menghubungi Kang Ipang ( yang sehari-hari memang berkecimpung sebagai Paranormal ) melalui chat di whatsapp untuk bisa menggadakan uang,menarik harta karun seperi emas batangan sukarno,uang brazil dll...lalu kami katakan tidak bisa !! Itu merupakan angan-angan yang gila dan tidak masuk akal. Mana bisa orang menggadakan uang,apa kah dia mesin pencetak uang.

Bagi yang sudah banyak tertipu oleh paranormal-paranormal gadungan yang katanya bisa menggandakan uang,bisa buat kaya dengan cara instan yang banyak iklannya di media internet karena bisa di bayar iklannya, maka berhati-hatilah buat saudara semua nya, karena kebanyak tidaklah sesuai dengan apa yang di harapkan.

Kalau Paranormal itu bisa menggandakan uang buat apalagi memasang iklan toh kan bisa gandain uang,ga usah repot-repot pasang iklan bayar di mbah google dan lain sebagainya kalau kata Gus Dur"Segitu aja kok Repot !!

Apabila sudah terlanjur dan kehilangan segalanya seperti uang dan tenaga akibat daripada salah alamat ke paranormal/dukun tersebut, lebih baik Anda konsultasikan terlebih dahulu kepada kami mengenai semua itu.

Jadi intinya saudara harus berhati-hati untuk memilih jasa paranormal atau dukun yang menawarkan ilmu pelet,penglarisan,pasang susuk dan keahlian lainnya.

Ini zaman milenium semua dapat di beli dengan instant tetapi harus sesuai juga dengan kenyataannya. Memang tidak semua paranormal seperti itu sama hal nya dengan Kang Ipang, karena kami menyajikan apa adanya tanpa hal-hal yang berlebihan seperi bisa menggandakan uang,pakar pesugihan,nikah dengan jin dan lainnya. Tetapi kebanyakan apalah daya akhirnya kena tipu Paranormal-paranormal tersebut.

Mungkin hal ilmu penggadaaan uang,menarik harta karun itu dapat di lakukan oleh sedikit Paranormal-Dukun yang sangat sakti dan kaweruh,tetapi biasanya hal itu akan di sembunyikan dan tidak boleh di ketahui khalayak umum. Bukan dengan cara cari keuntungan dengan memasang iklan.

Kami anjurkan lebih baiknya saudara untuk melakukan hal tersebut dengan ritualisasi sendiri seperti Riyadhoh Hajat Dana Ghaib"Ilmu Pesugihan Putih Islami" seperti untuk mendatangkan uang dari sajadah,pinjam dana ghaib,berkomunikasi dengan khodam dari Ilmu Harkat Khodimal Ghoib ataupun Thoriqot Aghniya (Ilmu Kekayaan Islami/Pesugihan Putih ) insha Allah akan tercapai segala keinginan dan kebutuhan saudaraku sekalian.

Ingin punya banyak uang,mobil,tabungan di bank,biaya kuliah,modal usaha cobalah untuk memesan dari kedua media Riyadhoh tersebut,di bandingkan Anda harus membayar mahar yang katanya dapat menggandakan uang,menarik uang dari alam ghoib dll dari iklan-iklan manis Oknum Paranormal yang tidak bertanggung jawab.


Kami sebagai Paranormal asli hanya menawarkan keilmuan hal asmara,cinta dan hal-hal yang logis lainnya. Bukan untuk keperluan yang tidak masuk di akal seperti tersebut di atas.

Kesimpulannya kalau anda masih ragu mencari Paranormal atau Dukun yang benar-benar bisa atau dapat di percaya,alamat jelas yang ada di Jawa Barat khususnya silahkan untuk mengunjungi alamat kami.

Tentang Jasa Paranormal/Dukun: Kami berasal dari keluarga yang biasa saja,sederhana semenjak kecil sudah terlatih untuk hidup prihatin ( merih ) dalam bahas lainnya.Dan juga sering melakukan lelaku tirakat sejak muda.
Sejarah Tentang Jawa Barat

Jawa Barat adalah sebuah provinsi di Indonesia... Perkembangan Sejarah menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat merupakan Provinsi yang pertama dibentuk di wilayah Indonesia .

Dalam sejarah jawa barat, sejak abad ke-5 wilayah ini merupakan bagian dari Kerajaan Tarumanagara.
Hal ini dibuktikan dengan adanya penemuan beberapa prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanagara, yang tersebar di Jawa Barat.

Dalam sebuah penelitian oleh badan arkeologi, ditemukan tujuh prasasti yang tertulis dalam aksara Wengi yang menggunakan tulisan Palawa ( India ), menggunakan bahasa Sansakerta, yang sebagian besar menceritakan tentang para raja Tarumanagara.
Setelah kerajaan Tarumanagara runtuh, kekuasaan di daerah barat Pulau Jawa, dari Ujung Kulon sampai Kali Serayu dilanjutkan oleh Kerajaan Sunda.

Salah satu prasasti yang berasal dari zaman Kerajaan Sunda salah satunya adalah prasasti Kebon Kopi II yang merupakan peninggalan dari tahun 932.
Pakuan Pajajaran merupakan ibu kota dari kerajaan sunda yang sekarang jadi daerah otonomi kota Bogor.
Sejak abad ke-16, Kesultanan Demak berkembang menjadi saingan politik dan ekonomi Kerajaan Sunda.

Pelabuhan Cerbon yang kelak menjadi Kota Cirebon, juga melepaskan diri dari Kerajaan Sunda karena pengaruh dari Kesultanan Demak.
Sebelum Jawa Barat berdiri, daerah ini pernah dikuasai oleh beberapa kerajaan, diantaranya adalah Kerajaan tarumanegara dan Kerajaan Sunda.

Sejak saat itu kerajaan ini tumbuh menjadi Kesultanan Cirebon yang mampu membangun daerah kekuasaannya sendiri.
Selain itu pelabuhan Banten juga lepas ke tangan Kesultanan Cirebon yang kemudian juga tumbuh menjadi Kesultanan Banten.

Untuk menghadapi dan mengatasi ancaman ini, Sri Baduga Maharaja yang merupakan raja Sunda kala itu memerintahkan putranya Surawisesa, untuk berangkat ke Malaka dan membuat perjanjian pertahanan keamanan dengan orang Portugis.

Hal ini terpaksa dilakukan untuk mencegah jatuhnya pelabuhan utama, yaitu Sunda Kalapa ( yang sekarang Jakarta) kepada Kesultanan Cirebon dan Kesultanan Demak.
Pada saat Surawisesa naik tahta menjadi raja Sunda, dengan gelar Prabu Surawisesa Jayaperkosa, dibuatlah perjanjian pertahanan keamanan Sunda-Portugis.

Kerja sama ini ditandai dengan didirikannya Prasasti Perjanjian Sunda-Portugal, yang ditandatangani dalam tahun 1512.
Sebagai timbal baliknya, Portugis diberi akses untuk mendirikan benteng dan gudang di Sunda Kalapa serta akses untuk melakukan kegiatan perdagangan di sana.
Untuk mewujudkan perjanjian pertahanan dan keamanan bersama portugis, maka pada tahun 1522 dibangun sebuah monumen batu yang disebut padrão di tepi Ci Liwung.

Meskipun perjanjian pertahanan dan keamanan dengan Portugis telah disepakati, namun pelaksanaannya tidak dapat terwujud.
Karena pada tahun 1527 pasukan aliansi Cirebon – Demak menyerang dan berhasil menaklukkan pelabuhan Sunda Kelapa dibawah pimpinan Fatahilah atau Paletehan.

Perang yang terjadi antara Kerajaan Sunda dan aliansi Cirebon – Demak berlangsung lima tahun, hingga akhirnya pada tahun 1531, dibuat suatu perjanjian damai antara Prabu Surawisesa dengan Sunan Gunung Jati dari Kesultanan Cirebon.

Sejak tahun 1567 hingga 1579, Kerajaan Sunda dibawah kepemimpinan Raja Mulya atau Prabu Surawisesa mengalami kemunduran yang sangat besar akibat tekanan dari Kesultanan Banten.
Kemudian pada tahun 1576, kerajaan Sunda tidak mampu mempertahankan Pakuan Pajajaran yang merupakan ibu kota Kerajaan Sunda, dan akhirnya jatuh ke tangan Kesultanan Banten.

Di zaman pemerintahan Kesultanan Banten, jawa Barat bagian tenggara ( Priangan ) jatuh ke tangan Kesultanan Mataram.
Dalam sejarah Jawa Barat, proses administratif daerah Jawa Barat mulai difungsikan pada tahun 1925 ketika Pemerintah Hindia Belanda membentuk Provinsi Jawa Barat.

Pembentukan provinsi itu dilakukan oleh belanda sebagai pelaksanaan Bestuurshervormingwet tahun 1922, yang membagi daerah jajahan Hindia Belanda menjadi kesatuan-kesatuan daerah provinsi.

Penggunaan istilah Soendalanden (Tatar Soenda) atau Pasoendan sebelum tahun 1925 juga digunakan sebagai istilah geografi, untuk menyebut bagian Pulau Jawa di daerah barat Sungai Cilosari dan Citanduy.
Daerah tersebut sebagian besar dihuni oleh penduduk yang menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa ibu.
Setelah indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, Jawa Barat bergabung menjadi bagian dari Republik Indonesia.

Berdasarkan hasil dari kesepakatan tiga pihak dalam Konferensi Meja Bundar, Republik Indonesia, Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO), dan Belanda, maka pada tanggal 27 Desember 1949 Jawa Barat menjadi Negara Pasundan yang merupakan salah satu negara bagian dari Republik Indonesia Serikat.

Kesepakatan ini juga disaksikan langsung oleh United Nations Commission for Indonesia (UNCI) sebagai perwakilan dari PBB.
Baru pada tahun 1950, Jawa Barat kembali bergabung dengan Republik Indonesia sebagai daerah provinsi.